by

Begini Cara Menghitung Customer Acquisition Cost

Pernahkah kalian mendengar tentang biaya akuisisi pelanggan atau Customer Acquisition Cost? Ini merupakan hal yang harus kalian tahu, terlebih lagi jika kalian merupakan seorang pengusaha. Untuk bisa mendapatkan pelanggan baru itu memang bukan hal yang mudah untuk dilakukan, karena untuk melakukannya kalian tidak hanya membutuhkan sebuah upaya penjualan saja namun kalian juga memerlukan adanya biaya moneter yang ikut terlibat di dalamnya.

Biaya moneter sendiri yang paling rendahnya yaitu sekitar 1000 rupiah untuk sebuah penawaran yang senilai 500.000 ataupun yang paling tingginya sekitar 150.000 untuk produk yang masih sama. Maka dari itu, sangat penting sekali untuk kalian menghitung berapa saja biaya guna mendapatkan para pelanggan baru agar nantinya bisnis kalian masih tetap menguntungkan dalam jangak waktu yang pajang, dan hal inilah yang disebut sebagai biaya akuisisi pelanggan atau customer acquisition cost.

Apa yang Dimaksud dengan Customer Acquisition Cost?

Customer Acquisition cost atau yang bisa disingkat menjadi CAC ini merupakan total biaya yang akan dikeluarkan oleh suatu bisnis untuk bisa mendapatkan para pelanggan baru yang nantinya akan membayar selama periode waktu yang tertentu. Biaya ini juga sudah termasuk biaya untuk pemasaran serta penjualan dan juga gaji yang akan dibayarkan kepada para karyawan untuk bisa mendapatkan para pelanggan di kapal.

Costumer lifetime value (CLV) atau CAC dan juga nilai seumur hidup para pelanggan dianggap sebagai sebuah faktor penentu apakah nantinya bisnis yang mempunyai pendapatan yang layak atau tidak dan juga model bisnis. Nilai seumur hidup atau CLV ini akan memberi tahu seberapa banyak yang nantinya akan dibawa oleh para pelanggan selama hidupnya, metrik yang satu ini jika kalian bandingkan dengan biaya untuk bisa mendapatkan para pelanggan tersebut (CAC) akan menghasilkan sebuah keuntungan yang diperoleh dari suatu bisnis sepanjang masa hidup para pelanggan.

Menghitung Customer Acquisition Cost

Umumnya, CAC sendiri dihitung dengan cara membagi semua biaya yang sudah dikeluarkan untuk bisa memperoleh para pelanggan baru dengan jumlah dari pelanggan yang berhasil di dapatkan dalam periode waktu yang tertentu. Di bawah ini kami akan memberikan kalian Cara Menghitung Customer Acquisition Cost yang mudah dan bisa kalian praktikan langsung.

CAC atau Customer Acquisition Cost = Total dari biaya yang sudah dikeluarkan untuk bisa mendapatkan para pelanggan baru dalam periode yang tertentu atau jumlah para pelanggan yang berhasil diperoleh dalam periode yang sudah ditentukan.

Biaya ini sendiri mencakup semua biaya pemasaran dan juga penjualan, yang kemudian akan dibagi lagi menjadi:

  • Gaji karyawan : gaji yang masih ada kaitannya dengan penjualan serta pemasaran.
  • Biaya pemasaran : total dari biaya pemasaran untuk bisa mendapatkan para pelanggan. Biaya ini sendiri sudah termasuk untuk biaya iklan juga.
  • Biaya penjualan : biaya yang terkait dengan penjualan atau komisi broker, eCommerce, dan juga lain-lain.
  • Biaya profesional : biaya yang sudah dikeluarkan untuk sebuah layanan yang cukup profesional seperti misalnya konsultasi, desain dan juga masih banyak yang lainnya.
  • Biaya alat dan juga perangkat lunak: ini termasuk juga dengan semua biaya yang sudah dikeluarkan untuk bisa menjalankan, mengoperasikan, membeli perangkat lunak yang nantinya akan digunakan dalam sebuah proses penjualan serta pemasaran.
  • Biaya yang lainnya : semua jenis overhead tambahan yang masih ada kaitannya dengan pemasaran dan juga penjualan, peralatan, seperti sewa dan yang lainnya. Akan di alokasikan untuk para karyawan penjualan dan juga pemasaran.

News Feed