LPEI Membangun Kapasitas UKM Indonesia

Gaya Hidup40 views

Jika mengingat kondisi saat ini yang masih kurang stabil karena adanya Covid-19 yang sedang melanda Indonesia, membuat perekonomian Indonesia tidak stabil dan harus bertahan untuk memenuhi kebutuhan pemasokan yang melibatkan banyak pekerja. Oleh karena itu pemerintah menghimbau untuk menugaskan beberapa lembaga untuk mengikuti dan memberikan solusi atas situasi sekarang ini. dengan adanya bantuan dan kerja sama antara pemerintah dan lembaga bisa membuat perekonomian sekarang memiliki peningkatan, dan stabil seperti semula sebelum adanya pandemi sekarng. Oleh karena itu LPEI atau lembaga pembiayaan ekspor Indonesia sebagai SMV Kementrian RI mendapatkan mandat untuk meningkatkan ekspor nasional adalah salah satu lembaga keuangan yang mendapatkan penugasan untuk membantu UKM dalam bentuk penugasan khusus.

Dengan adanya bantuan dan dukungan dari LPEI semoga bisa membantu dalam meningkatkan nilai ekspor sampai setara dengan internasional, dan tentunya bisa menjadi stabil kembali seperti sebelum adanya pandemi. Karena nilai ekspor sangat mempengaruhi  sekali dalam ekonomi negara meskipun ada beberapa produk yang melakukan ekspor namun tetap saja tidak akan membuat nilai ekspor mahal ataupun membantu meningkatkan ekonomi negara. Namun semua itu harus adanya dukungan dari pemerintah yang sudah bekerja sama dengan mereka seperti LPEI yang sudah mau membantu meningkatkan potensi untuk daerah sekitar wilayah. Meningkatkan kemampuan UMKN Sudah menjadi fokus da peran dalam menjalankan mandat yang di berikan untuk melakukan ekspor khusus LPEI terus memantau para UMKM baik dari segi finansial maupun non finansial untuk bisa naik ke ekspor batik.

LPEI yang merupakan SMV kementrian Keuangan RI dalam meningkatkan ekspor nasional adalah salah satu lembaga keuangan yang memiliki tugas untuk penugasan ekspor khusus, untuk UMKM disamping program penjamin pemerintah keduanya ditujukan dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional. Direktur Jenderal Kekayaan juga menyampaikan bahwa dari sisi pendanaan dan pembiayaan DJKN berkolaborasi dengan LPEI untuk bisa mengelola program penjaminan pemerintah dan penugasan khusus ekspor yang terdampak Covid-19. Sehingga tetap bisa mempertahankan kegiatan operasional program ini diharapkan bisa membantu program pemulihan ekonomi nasionaol.

Dalam masa pandemi tidak hanya menghalangi untuk meningkatkan kelas para UMKM pada eksportir, semester pertama pembiayaan UMKM mencapai angka yang cukup banyak dalam menjalankan program ini. dan beberapa juga sudah disumbangkan dalam sejumlah industri seperti makanan,minuman, kertas dan lainnya , jadi biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk membuat ekonomi maju juga sudah mengeluarkan banyak modal namun sampai sekarang ekonomi Indonesia masih kurang stabil apalagi dengan adanya kondisi seperti sekarang ini. LPEI juga meningkatkan kelas UMKM melalui program menyasar perbaikan aspek non finansial seperti desa devisa yang merupakan program pengembangan masyarakat yang berbasis komoditas pemberdayaan manusia, ada juga marketing holding yang merupakan program untuk memasarkan UKM Lokal melalui marketplace global.

Masih banyak lagi program yang sudah dibuat oleh LPEI guna meningkatkan kinerja dan juga kualitas produk yang semakin hari semakin meningkat, dan memajukan UKM dalam memenuhi dan menjamin semua untuk kemajuan ekspor Indonesia.

Maqin juga mengatakn bahwa sebagi SMV mereka mempertimbangkan aspek developmental dalam melakukan pembiayaan berdasarkan kajian yang kita lakukan kepada peningkatan investasi nasional, hasil nyata pembiayaan UKM yang dilakukan oleh LPEI telah memiliki dampak yang bisa di rasakan masyarakat secara langsung. Pencapaian ini semoga bisa berlanjut untuk ke depannya nanti.