by

Pengertian Media Monitoring dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Indonesia berkembang menjadi salah satu negara dengan iklim kebebasan berpendapat paling terbuka di dunia. Hal ini menimbulkan iklim kebebasan pers yang kini menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha di Indonesia.

Di situasi inilah peranan Public Relations menjadi penting, salah satunya guna melakukan media monitoring terbaik. Media monitoring ialah salah satu jasa yang dibutuhkan baik itu pebisnis maupun organisasi non-profit. Lantas, apa itu media monitoring?

Pengertian media monitoring adalah proses membaca, melihat, mendengarkan konten media baik online maupun offline untuk kemudian diidentifikasi dan dianalisa terutama konten yang mengandung kata kunci atau topik tertentu sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Manfaat Media Monitoring

Kini bukan hanya publik figur seperti artis dan musisi saja yang mampu memberikan pengaruh, tetapi juga pejabat publik dan akun-akun resmi pemerintah yang cukup banyak memberikan pengaruh terhadap audiens di dunia maya.

Hal ini berpengaruh terhadap cakupan manfaat media monitoring, sehingga media monitoring tidak hanya sebatas mampu menganalisa dan mengumpulkan data-data yang terjadi di media online tetapi juga tren terkini di media sosial.

Contohnya cuitan-cuitan tokoh politik, pejabat publik yang saling membalas cuitan di Twitter menjadi hal yang cukup menarik untuk dijadikan konten bahkan menjadi ide-ide baru bagi marketing.

Tanpa menggunakan alat bernama media monitoring tentu saja Anda akan kesulitan untuk mengumpulkan data, mencari tokoh yang berpengaruh dalam percakapan yang terjadi, siapa yang pertama kali memulai atau melempar isu serta menganalisa respon yang ada.

Hal ini menjadikannya sebagai pekerjaan yang kompleks dan memerlukan jasa profesional di bidang media monitoring.

Tujuan Media Monitoring

Media monitoring bertujuan untuk mendeteksi dan mengantisipasi secara dini isi dari sebuah artikel, berita atau naskah berita, dan iklan media massa.

Di mana isinya berkaitan dengan sebuah peristiwa, menyangkut siapa, mengapa bisa terjadi, sumberdaya publik yang berkaitan, kebijakan, dan dampak apa yang terjadi atau harus diantisipasi serta hal lainnya.

Kelebihan Media Monitoring Indonesia

Itulah mengapa media monitoring hadir. Sudah cukup banyak perusahaan media monitoring Indonesia yang mampu bersaing dengan perusahaan dari luar negeri yang memberikan laporan serta fitur menyeluruh yang dibutuhkan perusahaan.

Salah satu kelebihan dan keistimewaan media monitoring Indonesia adalah pemahaman mendalam soal budaya dan kearifan lokal setempat. Akan sangat sulit sekali media monitoring asing yang tidak memahami bahasa serta budaya lokal setempat sehingga dikhawatirkan justru membuat perusahaan salah dalam menanggapi sebuah isu.

Keywords maupun topik menjadi salah satu data yang dikumpulkan, diolah dan dianalisa sehingga harapannya dapat memberikan insight kepada perusahaan.

Dengan berkembangnya teknologi digital, kebutuhan social media monitoring merupakan sebuah keniscayaan yang tidak bisa ditawar lagi.

Hal tersebut jelas akan lebih memudahkan perusahaan maupun pebisnis untuk mengolah, merespons dan menentukan kebijakan yang tepat ketika ada media yang memberitakan perusahaan tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dibangun perusahaan.

Pembagian Media Monitoring

  1. Media clipping adalah dokumentasi berupa artikel, naskah berita, dan iklan media massa. Bentuknya dapat berupa teks dan video.
  2. Media tracking adalah untuk melacak jejak opini publik atas suatu kejadian (events) tertentu atau isu-isu tertentu pada media massa.
  3. Media content analysis atau analisis isi adalah suatu metode untuk menganalisis isi sebuah teks. Pendekatan metode ini adalah kuantitatif: teks ditafsirkan dalam unit analisis yang bisa dihitung.

Poin terakhir inilah yang membedakan PR Agency seperti Strategy PR dalam melakukan media monitoring. Di mana tahapan analisis bertujuan untuk mendapatkan pemahaman struktur makna sebuah teks secara konsisten. Metode ini diterapkan untuk analisis teks dalam media.

Bagaimana Cara Kerja Media Monitoring?

Proses media monitoring dimulai dengan profil pencarian dan pencarian istilah atau kata kunci. Profil pencarian mengandung istilah layanan: media yang akan dipantau, jenis artikel dan/atau penyebutan untuk disampaikan, periode waktu pemantauan, dan metode pengiriman artikel.

Istilah pencarian adalah kata-kata kunci atau frasa yang harus muncul di artikel seperti nama organisasi atau afiliasinya atau mereknya. Sebuah artikel mengandung kata kunci biasanya disebut sebagai “klip”. Klip disampaikan baik secara fisik melalui surat atau sebagai file digital, biasanya melalui email. Mereka juga dapat dikirimkan melalui RSS feed atau melalui feed FTP.

Pemantauan media adalah proses membaca, menonton, atau mendengarkan konten editorial sumber media, dan kemudian, mengidentifikasi, menyimpan, dan menganalisis konten yang berisi kata kunci atau topik tertentu.

News Feed